Friday, September 10, 2010 - this site has been visited by visitors | admin | indonesia 

people to people aid


dari kita untuk sesama

calendar of events
September 2010
S M T W T F S
1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930

 

:.•Nurani Dunia and the Press

Ranesi Online, March 9, 2006

Rekonstruksi Aceh Tak Mudah

Radio Nederland Siaran Indonesia, Ranesi, dalam penyiarannya melakukan kerjasama dengan sejumlah radio lokal di Indonesia, termasuk yang berada di provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Karena stasion radio tersebut hancur oleh hempasan tsunami 2004, maka Radio Nederland mengirim tiga stasiun pemancar radio mobil ke Aceh awal tahun lalu. Kamis ini (09/03) ditandatangani kerjasama pembangunan sebuah menara radio guna penyiaran yang lebih baik dan luas. Berikut uraian Imam Prasodjo dari Yayasan Nurani Dunia tentang proses rekonstruksi di Aceh.

Pemulihan secara fisik Imam Prasodjo [IP]: "Proses rekonstruksi di Aceh itu kan ada tiga tahapan besar. Pertama untuk proses penanganan darurat pada awal-awal, kemudian diikuti dengan proses rehabilitasi. Rehabilitasi itu melakukan pemulihan, membuat tenda-tenda darurat, sekolah darurat. Pada saat sekarang sudah memasuki tahap rekonstruksi, artinya semua infra struktur yang harus dibangun, pembangunannya itu menuju arah pembangunan yang lebih permanen. Masyarakat juga berusaha recover dengan mengacu kepada upaya-upaya pemberdayaan yang sifatnya permanen, tidak lagi temporer."

"Jadi tahapan yang sekarang sudah dimulai. Jadi banyak rumah-rumah yang sifatnya permanen, sekolah-sekolah yang sifatnya permanen, fasilitas-falisitas publik mulai dari toko, semua pemberdayaan ekonomi yang tujuannya adalah memberdayakan masyarakat secara lebih permanen. Bukan lagi temporer gitu. Tetapi kendala-kendala yang terjadi, memang kita berbicara sebuah bencana yang melumatkan 1400 desa, yang membunuh sekitar 200 ribu orang dan menghancurkan lebih dari 2000 sekolah. Belum lagi tentang begitu banyak keluarga yang ditinggalkan, banyak anak yatim yang saya tidak tahu berapa jumlahnya secara fisik. Tentu ini bukan hal yang bisa dilakukan secara cepat."

Pemulihan kepercayaan "Aceh ini kan juga bukan daerah yang dulunya normal. Ini kita sekaligus juga sedang melakukan rekonsiliasi dengan gerakan yang semula menamakan dirinya Gerakan Aceh Merdeka. Setelah ditandatanganinya perjanjian Helsinki, ini sebuah titik awal, bagaimana membangun trust. Ini tidak mudah. Jadi satu sisi bagaimana melakukan recovery tepi di sisi lain juga recovery bukan hanya karena bencana, tetapi recovery rebuilding trust. Dan jangan lupa di sini masih juga daerah gempa. Jadi sewaktu-waktu bisa datang lagi itu."

Ada jadwal waktunya Radio Nederland [RN]: "Kami dengar isyu-isyu bahwa di dalam melakukan rekonstruksi itu, warga setempat, rakyat Aceh kurang sekali dilibatkan dalam masalah itu. Apakah benar demikian?"

IP: "Yang saya pahami di lapangan begini, Pak. Jadi Lembaga Donor tentu seringkali menunjuk kerjasama dengan lembaga-lembaga pemerintah maupun NGO ya, Non Government Organisation atau Lembaga Swasembada Masyarakat. Dan seringkali dalam proses kerjasama itu ada semua MoU yang dirancang untuk waktu tertentu. Ada sebuah time table. Seringkali ada banyak orang yang membangun itu berpikir, bagaimana cepat supaya bisa menyelesaikan pembangunan ini sesuai dengan MoU yang ditandatangani. Dan seringkali ada dua pendapat; apakah kita harus melibatkan warga Aceh? Tentu tidak semuanya tersedia tenaga kerjanya, tetapi pada saat yang sama juga ada kewajiban-kewajiban dari lembaga-lembaga yang menjadi implementor terhadap dana itu supaya tepat waktu. Sehingga tidak menyalahi perjanjian-perjanjian itu."

Membentuk yayasan RN: "Di dalam proses rekonstruksi itu, peranan Yayasan Nurani Dunia yang anda pimpin itu bagaimana, Pak?"

IP: "Kami berusaha untuk menyalurkan amanah yang diberikan oleh banyak pihak, juga ada Radio Belanda, Radio Nederland yang meminta kita memfasilitasi teman-teman dari NGO lokal, para korban tsunami yang dulu pernah menjadi penyiar, yang punya radio untuk dibantu kembali. Nurani Dunia membentuk masyarakat lokal untuk mengorganisir diri menjadi yayasan-yayasan. Dan yayasan inilah yang bersama Nurani Dunia membangun apa yang selama ini diminta oleh para donor, untuk direalisasikan, membantu masyarakat di Aceh. Jadi pendekatan kita seperti itu.

Demikian uraian Imam Prasodjo.

kembali

 
Nurani Dunia Foundation
Jl. Proklamasi No. 37, Jakarta Pusat 10320, Indonesia | Tel. (+6221) 391-3768 / Fax. (+6221) 3910-579

© Nurani Dunia 2010 | supported by Telkom & Plasa.com | Rebuild by PT. Onevision