calendar of events
| September 2010 |
| S |
M |
T |
W |
T |
F |
S |
| | | 1 | 2 | 3 | 4 |
| 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 |
| 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 |
| 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 |
| 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | | |

|
 | |  |
| |
:.••Nurani Dunia and the PressTempo, January 2, 2006Mobil Tanggap Darurat Bencana diperkenalkanYayasan Nurani Dunia memperkenalkan mobil khusus tanggap darurat (emergency
response car) kepada Pemerintah DKI Jakarta. Dua unit mobil khusus, Senin
(2/1), diperkenalkan di Balai Kota.
Direktur Layasan Nurani Dunia Imam B. Prasodjo menjelaskan, gagasan mobil
tersebut didorong oleh kenyataan begitu banyaknya bencana yang terjadi di
wilayah DKI. Dia mengharap pemerintah menyambut baik dan mendukung pengadaannya.
"Antisipasi mendadak kalau ada bencana," jelasnya.
Mobil itu berukuran kecil dan lincah. Diproyeksikan dapat menjangkau jalan-jalan
kecil di perkampungan penduduk. Untuk pengadaan, Imam memberi alternatif dengan
cara melibatkan pengusaha. Para pengusaha menyediakan mobil itu minimal di
lingkungan sekitar usaha atau tempat tinggalnya. "Tidak perlu anggaran
khusus, jadi menggugah kesadaran warga saja," kata dia.
Mobil khusus ini juga dapat difungsikan sebagai kendaraan obil pemadam
kebakaran, penyedia air minum, peredam debu, dan penyiram tanaman. Contoh dua
mobil yang disertakan jenis Suzuki Carry 1.500 CC dan Mitsubishi T 120 SS. Dua
mobil pikup terbuka ini sudah dimodifikasi dengan ditambahi perlengkapan.
Biaya modifikasi satu unit mobil, Imam menjelaskan, sekitar Rp 200 juta. Untuk
kepentingan eksperimen, kata dia, pihaknya dibantu PLN dan PT Coca Cola.
"Kalau diproduksi massal harganya bisa lebih murah," katanya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta Jhonny Pangaribuan menilai, mobil itu
cukup memadai. "Untuk mengatasi kebakaran tingkat awal," komentarnya
seusai menyaksikan contoh mobil.
Dia mengharap para pengusaha memiliki kepedulian dengan membantu penyediaan
mobil tersebut. Menurut dia, mobil itu pasti berguna untuk mengantisipasi
ancaman
kebakaran di Jakarta.
Gubernur DKI Sutiyoso meminta mobil tersebut diuji coba dulu. "Kalau
terbukti bermanfaat nanti kami pikirkan," ujarnya. Dia berharap, apabila
terbukti bermanfat para pengusaha mau membantu.
Harun Mahbub-Tempo
kembali |
|
 | |  |
|