Jumat, 10 September 2010 - situs ini sudah dikunjungi oleh orang | admin | english 

people to people aid


dari kita untuk sesama

kalender kegiatan
September 2010
M S S R K J S
1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930
30 Hari G30S/PKI

Indonesia Berprestasi "Ko...
Edisi: 13 April 2009
Life is colourful...
Edisi: 4 November 2008
Bincang Sehat bersama pul...
Edisi: 4 November 2008
Menyambung Hati dengan Ma...
Edisi: 4 November 2008
Berbuka Puasa Bersama Kom...
Edisi: 9 Oktober 2008
Bantuan Sarana Pendidikan...
Edisi: 9 Oktober 2008
Upacara Bendera Hari Prok...
Edisi: 9 Oktober 2008
Limapuluh anak dari kampu...
Edisi: 29 Juli 2008
Riang dan Sehatnya Dunia...
Edisi: 6 Mei 2008
Membaca untuk Kawan dan S...
Edisi: 6 Mei 2008
Beragam Cara Untuk Peduli...
Edisi: 6 Mei 2008
“Shoes For Good Reader...
Edisi: 7 Desember 2007
Ratusan Warga Bergotong R...
Edisi: 26 November 2007
Mendongeng untuk Siswa SD...
Edisi: 26 November 2007
Komplek Perumahan Untuk K...
Edisi: 3 Oktober 2007
Bersama Membangun Pendid...
Edisi: 17 Juli 2007
Warga Korban Kebakaran De...
Edisi: 10 Juli 2007
Di Hari Kebangkitan Nasio...
Edisi: 21 Mei 2007
Lifebuoy Berbagi Sehat...
Edisi: 6 Desember 2006
"Green World Bonang Fun D...
Edisi: 6 Desember 2006
Nurani Dunia Memfasilitas...
Edisi: 6 Desember 2006
Suara Keprihatinan Bencan...
Edisi: 31 Agustus 2006
Upaya Membangun Lingkunga...
Edisi: 31 Agustus 2006
Membangun Jiwa Kepemimpin...
Edisi: 31 Agustus 2006
Dukungan General Electri...
Edisi: 31 Agustus 2006
Penandatanganan MOU Nuran...
Edisi: 6 Juli 2006
Penandatanganan MOU Progr...
Edisi: 6 Juli 2006
Bazar Murah Untuk Masyara...
Edisi: 6 Juli 2006
Bangkitnya Perekonomian N...
Edisi: 14 Juni 2006
PLTMH : Entry point “Memb...
Edisi: 14 Juni 2006
Indonesia Peduli Kembali ...
Edisi: 31 Mei 2006
Siswa Peduli Pendidikan...
Edisi: 1 Mei 2006
Mobil Multifungsi dan X-R...
Edisi: 26 April 2006
Perpustakan Motor Kelili...
Edisi: 26 April 2006
Berbagi Kebahagiaan denga...
Edisi: 21 Maret 2005
Nurani Dunia dan Nanggroe...
Edisi: 1 Maret 2005
 

:.•Kabar Dari Kami

Menyambung Hati dengan Masyarakat Kapuk
Edisi: 4 November 2008

Pada Hari, Kamis, 16 Oktober 2008, lalu, telah berlangsung acara sederhana yang bertajuk "Halal Bi Halal" di RW 01, Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat. Acara ini terlaksana atas kerjasama Bank Standard Charter, Yayasan Nurani Dunia dan Komunitas Kapuk RW 01. Hadir pada acara tersebut antara lain A. Arno Kermaputra (Senior Manager Corporate Affairs Bank Standard Charter), Djuhri (Ketua RW 01), sejumlah wartawan dari media cetak dan elektronik, dan tokoh masyarakat di lingkungan tersebut.

A. Arno Kermaputra,Senior Manager Corporate Affairs Bank Standard Charter, pada kesempatan tersebut menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri, Minal Aidzin Wal Faizin. Menurut Pak Arno, kedatangan mereka di Kapuk karena adanya keinginan untuk bersilaturahmi dan mendengar secara langsung cerita masyarakat. Pihak Bank Standard Charter, yang diwakili A. Arno Kermaputra, menyatakan komitmennya untuk mendukung dan melanjutkan program tahap ke 2 di wilayah Kapuk tersebut. Di antara program yang direncanakan adalah melanjutkan perbaikan akses jalan ke sekolah sepanjang 150 meter, mengembangkan kebun hidroponik terapung, pengolahan sampah, dan pengembangan ternak lele.

Andi Muhammad Jufri, External Relation Yayasan Nurani Dunia, menyampaikan ucapan terima kasih kepada teman-teman dari Bank Standard Charter yang telah menunjukkan kepeduliannya secara nyata terhadap Komunitas Kapuk. Harapannya, kerjasama yang telah terjalin antara Bank Standard Charter, Nurani Dunia dan komunitas Kapuk dapat terus berlanjut. "Bila kolaborasi intensif antara swasta, pemerintah, dam masyarakat sipil dapat terus ditingkatkan., berbagai masalah bangsa baik yang sedang dihadapi maupun yang akan datang pasti akan mudah teratasi" ujarnya.

Djuhri, Ketua RW 01, Kelurahan Kapuk, Cengkareng Jakarta Barat, menyampaikan terima kasih atas kepedulian pihak Bank Standard Charter dan Nurani Dunia kepada lingkungan Kapuk, khususnya wilayah RW 01. Kemudian Djuhri juga menceritakan kondisi awal lingkungannya yang sangat memperihatinkan dan secara perlahan-lahan telah mulai kelihatan perubahan nyata setelah Standard Chartered Bank dan Nurani Dunia bersama masyarakat Kapuk melakukan aksi bersama. "Saya mewakili masyarakat Kapuk mengucapkan banyak terima kasih. Harapan kami, kerjasama seperti ini dapat terus berlanjut" ujar Djuhri.

Acara bertajuk Halal bi Halal ini, diisi dengan acara ramah tamah, makan siang, dan kunjungan keliling melihat kemajuan dan aktivitas masyarakat di lingkungan Kapuk. Bank Standard Charter dan Nurani Dunia, memulai program di wilayah ini pasca banjir besar tahun 2007. Di wilayah tersebut, terdapat lingkungan pemukimam penduduk yang tenggelam secara permanen sejak tahun 1988 (20 tahun lalu). Padahal sebelumnya, wilayah ini menjadi daerah tertinggi dan ini dibuktikan terdapatnya tempat pemakamam umum di lokasi tersebut. Akan tetapi seiring pesatnya perkembangan pembangunan di sekitar wilayah tersebut (Pantai Indah kapuk dan sekitarnya), di mana dalam proses membangun dilakukan pengurukan (penimbunan) daerah resapan air dan rawa-rawa telah menyebabkan daerah pemukiman penduduk menjadi daerah terendah di sekitar lingkungan tersebut. Elevasi tanah yang rendah dari daerah-daerah sekitarnya, menyebabkan pada musim hujan air mengalir ke wilayah lokasi pemukiman penduduk dan sejak itu (tahun 1988), khususnya di RT 10 dan sekitarnya, terendam air secara permanen dengan ketinggian air rata-rata sepanjang tahun 1,5 meter. Sejak itu pula, lokasi pemakamam umum penduduk pun tidak bisa digunakan. Penduduk dengan bersusah payah bertahan hidup di atas air, dengan kondisi fasilitas umum yang sangat memperihatinkan. Kondisi lingkungan pun semakim memburuk, ketika sampah-sampah mengalir ke tempat tersebut pada setiap kali terjadi banjir. Masyarakat pun akhirnya pasrah hidup di atas air dengan lingkungan yang penuh sampah.

Namun kini, kondisi itu telah berubah setelah Nurani Dunia dan Bank Standard Charter, melihat tempat ini di awal tahun 2007. Fasilitas umum seperti MCK, jalan akses masuk kampung dan jalan menuju sekolah telah diperbaiki. Lingkungan pemukiman yang dipenuhi sampah dan rumput liar di atas air, telah diubah menjali lahan ternak lele dan kebun sayur mayur. Fasilitas rumah belajar terapung untuk pendidikan informal anak-anak telah tersedia. Bukan itu saja, pendekatan pembangunan masyarakat yang partisipatif dan terpadu tersebut, telah memunculkan kelompok masyarakat responsif, yang memiliki solidaritas tinggi, dan siap bekerjasama merespon segala masalah yang terhadang secara kolektif. Akhirnya, keceriaan masyarakat dari berbagai lapisan pun tidak dapat lagi disembunyikan. Inilah makna dan hasil sesungguhnya ketika kita mau "menyambung hati" berbagai sesama.

 
Yayasan Nurani Dunia
Jl. Proklamasi No. 37, Jakarta Pusat 10320, Indonesia | Tel. (+6221) 391-3768 / Fax. (+6221) 3910-579

© Nurani Dunia 2010 | didukung oleh Telkom & Plasa.com | desain by D3D1