
Yayasan Nurani Dunia, General Electric (GE), Dinas Pertamanan DKI Jakarta
Pusat, bersama dengan masyarakat di Komunitas Proklamasi, Jalan Matraman Jaya,
Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, melaksanakan kerja
bakti, penghijauan, penyuluhan tanaman obat dan pelatihan daur ulang sampah.
Kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu, 15 Juli 2006, Jam 08.00-11.00 di
beberapa RT di RW 06 Kelurahan Pegangsaan, Menteng Jakarta Pusat. Hadir dalam
kegiatan ini adalah Bapak Imam B. Prasodjo (Direktur Nurani Dunia), Ibu Sarwo
Handayani (Kepala Dinas Pertamanan DKI Jakarta), Sekretaris Walikota Jakarta
Pusat, Bapak Gunawan (Suku Dinas Pertamanan Jakarta Pusat), Ani Rahardjo
(General Electric), dan lain-lain.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kelanjutan program community development
Yayasan Nurani Dunia bersama General Electric (GE) yang telah berlangsung sejak
tahun 2002. Program pendampingan ini dilakukan dalam empat bidang program:
pendidikan, kesehatan dan lingkungan, olahraga dan seni, serta pemberdayaan
ekonomi.
Ibu Sarwo Handayani (Kepala Dinas Pertamanan DKI Jakarta), sangat mendukung
kegiatan ini. Demikian juga Bapak Gunawan (Kepala Suku Dinas Pertamanan Jakarta
Pusat), yang telah mendukung kegiatan ini dengan memberikan 100 pohon tanaman
hias. Menurut Pihak Dinas Pertamanan, saat ini mereka sedang mengembangkan
program pembuatan taman interaksi, membuka jalan-jalan setapak, membersihkan
got-got di lingkungan padat penduduk di DKI Jakarta. "Insya Allah, tahun
2007, program ini dapat diarahkan ke kawasan Proklamasi ini," kata Pak
Gunawan.
Ani Rahardjo (General Electric), menyatakan kebanggaannya atas motivasi
masyarakat yang semakin tinggi untuk memperbaiki lingkungannya. "Kegiatan
ini merupakan sebuah contoh bagaimana "korporasi" dan warga
bekerjasama memperbaiki lingkungannya" kata Ibu Ani. Pada kesempatan ini
juga, GE menyatakan komitmennya untuk berbuat bersama dengan masyarakat
membangun dan menciptakan lingkungan yang asri di kawasan Rumah Belajar
Komunitas Proklamasi. "Bonang (wilayah RW 06 Jalan Matraman Jaya, Kelurahan
Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat) paling sedikit bisa sama dengan
Banjarsari" harap Ibu Ani
Lurah Pegangsaan, Kepala RW 06 dan Bapak Megi,
koordinator Rumah Belajar Komunitas Proklamasi, atas nama warga RW 06 Kelurahan
Pegangsaan, Jakarta Pusat, mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang
telah menyumbangkan waktu, tenaga dan pikiran untuk membangun lingkungan yang
asri di Komunitas Proklamasi. "Semoga kegiatan ini dapat dilakukan setiap 3
bulan," ucap Pak Megi
Imam Prasodjo (Direktur Nurani Dunia) mengatakan
bahwa program seperti ini sangat bermanfaat. Menurutnya, semakin banyak tanaman,
maka lingkungan akan semakin hijau. Semakin hijau lingkungan, maka semakin segar
lingkungan kita. "Hal ini akan mempengaruhi kenyamanan hidup di lingkungan
sekitar dan juga keluarga kita masing-masing" kata Mas Imam. Beliau
mengharapkan agar tanaman-tanaman yang dibagikan, hendaknya dipelihara dengan
baik. Bahkan kalau bisa, diperbanyak dan dijual ke kampung-kampung tetangga,
sehingga selain berdampak pada hijaunya lingkungan, juga dapat menambah
penghasilan keluarga.
Berkunjung ke Banjarsari dan Muara Angke
Sebelumnya, pada hari Minggu, 25
Juni 2006, warga komunitas Proklamasi berkunjung langsung ke Banjarsari. Sebuah
lokasi perkampungan yang telah berhasil mengembangkan lingkungan yang asri. Pada
kegiatan studi banding tersebut, para peserta dapat melihat langsung, keindahan
dan keteraturan tanaman yang berada di pekarangan dan jalan rumah-rumah
masyarakat Banjarsari.
Selain itu, para peserta juga mendapatkan penjelasan tentang pengolahan
sampah, mulai dari pemilahan sampai ke pembuatan kompos dari sampah organik,
pembuatan bahan kerajinan tangan dari sampah anorganik, dan lain-lain. Para
peserta juga mendapatkan penjelasan berbagai jenis tanaman obat dan kegunaannya.
Untuk melengkapi pengetahuan tentang manfaat keasrian lingkungan, rombongan
warga Komunitas Proklamasi juga mengadakan kunjungan ke Muara Angke, suatu
lingkungan yang bertolak belakang dengan Banjarsari. Di daerah ini warga dapat
melihat bagaimana dampak dari pembuangan sampah yang tidak teratur terhadap
masyarakat. Diharapkan dengan adanya kunjungan ini, warga Komunitas Proklamasi
akan semakin peduli terhadap lingkungannya.